Apa sebenarnya mauku? June 7, 2009
Posted by aditjustboy in Story of.trackback
Rasa adalah anugrah dari sang pencipta.Rasa membuat hidup lebih berwarna.Tapi jikalau rasa itu berbalik yang merasakan kita barulah kita berada di suatu penjara hati.
Suatu ketika dimana rasa sangatlah peka lebih dari insting binatang.sangatlah mengganggu.
“Mauku” telah berenang dalam rasa itu.tapi “Mauku” tidak pernah kepermukaan untuk mengambil suatu yang berharga.”Mauku” hanya terus dan terus tanpa henti.Sampai suatu saat rasa yang tak terduga menghujam di “Mauku”.Diam dan tak berlanjut,”Mauku” terus pasrah seperti tidak ada jalan keluar untuk melanjutkan.”Mauku” dibekali dengan rasa yang kuat tersenyum disaat apapun tapi itu bukanlah suatu tonggak yang dapat terus menerus diandalkan.
Menemukan jalan keluar tapi “Mauku” tidak bisa melangkah kesana.selalu saja ada penghalang dalam keraguan.Rasa sungguh membuat “Mauku” tersenyum dalam tangis.”Mauku” hanya ingin membuat rasa tersebut menjadi manis seperti halnya kasih sayang orang tua yang tak pernah putus.
Kenyataan terjadi akibat “Mauku” terbawa arus rasa itu.terikat dan terkurung tanpa daya.tapi tetap “Mauku” tersenyum.walau andai saja ada alat yang dapat melihat isi hati betapa lukanya dan tersayat panjang.dibalik itu semua “Mauku” tersenyum dan melihat kembali kedalam apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang harus dilakukan.
Waktu terus berjalan bagaikan detak jantung yang tak henti sampai akhirnya mati.”Mauku” tetap saja terdiam dan makin terikat dengan kencangnya.Emosi yang bercampur dengan rasa itu terasa amat menyenangkan.Aneh dan tidak masuk akal,”Mauku” hanya kembali ke tempat dimana pertama kali menemukan rasa itu…
Tapi perjuangan yang bisa dibilang tak masuk akal harus ditempuh terus.
dan satuhal lagi “Mauku” tersenyum…
“Mauku” hanya ingin dia menjadi yang membuang rasa itu jauh dan menjaganya selamanya…


Comments»
No comments yet — be the first.